Now Hiring: Are you a driven and motivated 1st Line IT Support Engineer?

Office Hours: 08:00am-6:00pm

 
Call Anytime 24/7
 
Mail Us For Support
Kota Depok

Kerbau Sedang Hamil Dimutilasi, Pelaku Hanya Mengambil Paha Belakang dan Membelah Perutnya Di Depok

  • Home
  • Berita Terbaru
  • Kerbau Sedang Hamil Dimutilasi, Pelaku Hanya Mengambil Paha Belakang dan Membelah Perutnya Di Depok
Kerbau Sedang Hamil Dimutilasi

Kerbau Sedang Hamil Dimutilasi – Aksi pencurian hewan ternak dengan modus meninggalkan jeroan di kandang kembali terjadi.

Kali ini pencurian terjadi di RW 08, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok. Video aksi pencurian kerbau betina yang sedang hamil diunggah di media sosial. Terlihat seekor kerbau dalam posisi ditemukan sudah tidak hidup dengan keadaan mengenaskan.

Kesaksian Pemilik Kerbau – Kerbau Sedang Hamil Dimutilasi

Dalam rekaman video yang viral tersebut, kaki sebelah kiri hingga paha kanan putus dengan isi jeroan yang ditinggal di lokasi kejadian.

Pemilik kerbau, Cecep mengatakan, hewan peliharaannya ditemukan di semak-semak berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kandang sudah sangat memprihatinkan.

Kerbau Sedang Hamil Dimutilasi

“Kondisi kerbau betina sedang hamil dicuri pelaku,” tulisnya dalam video yang viral di medsos.

Dikatakannya, saat kejadian sudah ada firasat tidak enak. Pada waktu malam kejadian, meminta anaknya yang baru pulang pengajian pukul 02.00 WIB dan melihat kerbau masih ada.

Tapi saat mau shalat subuh sekitar pukul 05.00 WIB, kerbau hilang dan kecium bau amis darah di semak-semak berjarak 100 meter, saat ditelusuri ternyata kerbau sudah tewas.

“Saat ditemukan semak-semak dalam kondisi mengkhawatirkan dengan keadaan kaki sebelah kiri hilang dipotong dibawa pencuri,” katanya.

Kejadian Lain Serupa – Kerbau Sedang Hamil Dimutilasi

Tidak hanya kerbau betina yang sedang hamil dicuri pelaku, ada lagi seekor kerbau betina remaja usia lima bulanan yang juga diembat pelaku.

Hewan ternak kerbau betina yang dicuri pelaku menurut Cecep, dirawat sudah selama delapan tahun dan biasa dipergunakan untuk bajak sawah.

“Kerbau milik kakak H.Sanusi diserahkan untuk dirawat. Sebelumnya dipergunakan kakak buat bajak disawah,” jelasnya.

Sebagai peternak, Cecep mengungkapkan memiliki firasat tidak enak saat kerbau dicuri. Sementara itu untuk kasus pencurian kerbau ini, menurut Cecep sebelumnya juga pernah kejadian dua ekor kerbau milik kakaknya juga pernah hilang.

“Biasa di lingkungan sini yang banyak hilang kambing dengan modus mengeluarkan isi jeroan ditinggalkan di dalam kandang. Tapi pencurian kerbau ini baru pertama kali terjadi dan dalam hal ini kakaknya sempat syok atas kejadian ini,” tuturnya.

Hal Yang Dilakukan Pemilik Kerbau

Dari kejadian itu, lanjut Cecep, dirinya akan lebih berhati-hati lagi dan waspada dalam menjaga hewan ternak. Paling tidak nanti pintu kandang akan dibuat permanen dengan bahan besi yang semula dari kayu agar keamanan ternak dapat lebih terjaga.

“Kami tidak membuat laporan ke pihak berwajib atas pencurian ternak ini. Karena kakak pemilik kerbau sudah mengikhlaskan dan masih sakit, jadi kondisinya masih syok kalau hewan kerbau nya dicuri,” katanya.

Atas peristiwa tersebut, dirinya mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta. n Aji Hendro

Sumber: JurnalDepok

~

~

Mitra PT WAN Teknologi Internasional

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *