Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Setelah mengetahui tentang apa itu CRM, Anda sebaiknnya mengetahui juga cara penerapan sistem CRM dan contoh CRM pada beberapa jenis industri. 

Pastinya banyak pembisnis pemula yang ingin mengetahui cara menggunakan atau menerapkan sistem CRM ini karena masih banyak orang awam yang belum tahu cara menerapkannya. oleh sebab itu artikel ini akan membahasnya serta akan memberikan beberapa contoh jenis industri yang mungkin merupakan salah satu dari industri yang Anda terapkan. berikut penjelasannya:

Penerapan CRM pada Perusahaan

Lalu bagaimana cara penerapan CRM pada industri yang sedang dijalankan? Berikut beberapa langkah yang bisa Anda ikuti.

1. Menarik pelanggan (Acquiring)

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Langkah pertama dalam menerapkan CRM adalah dengan menarik pelanggan baru untuk perusahaan Anda. Ini karena pelanggan menjadi salah satu aspek yang mempengaruhi keberlangsungan industri dalam jangka waktu yang lama.

Karena itu, perlu adanya upaya yang dilakukan yaitu dengan memastikan bahwa reputasi perusahaan yang dibangun sudah baik di mata pelanggan. Dengan begitu, orang-orang yang berpotensi menjadi pelanggan akan tertarik.

2. Menambah nilai pelanggan (Enhancing)

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Langkah enhancing dalam penerapan CRM adalah perusahaan akan berhubungan dengan metode up-selling dan cross-selling. Up-selling adalah upaya perusahaan untuk menawarkan produk sejenis kepada pelanggan dengan nilai produk yang lebih tinggi dengan tujuan untuk menaikkan keuntungan.

Sedangkan cross-selling adalah metode dalam penjualan yang dilakukan dengan cara menawarkan produk komplementer dari produk utama. Dengan melakukan kedua upaya tersebut, nilai pelanggan dari perusahaan Anda juga akan bertambah.  

3. Mempertahankan pelanggan (Retaining)

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Tahap terakhir dalam penerapan CRM adalah dengan mempertahankan pelanggan. Selain menarik pelanggan baru, pelanggan yang sudah lama menaruh ketertarikan pada industri yang Anda jalankan juga penting untuk diperhatikan. Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mendengarkan feedback yang mereka berikan.

Peluang untuk mengembangkan perusahaan Anda akan selalu ada. Namun pastinya hal itu tidak bisa dilakukan sendiri tanpa melibatkan pihak lain, terutama pelanggan. Penerapan konsep CRM adalah hal yang penting sehingga memungkinkan Anda untuk mengetahui feedback pelanggan dan melakukan evaluasi perusahaan. Dengan begitu perusahaan Anda bisa terus berkembang.

Seperti Apa Contoh Penerapan Sistem CRM pada Perusahaan?

Untuk membantu Anda lebih memahami penerapan sistem CRM pada perusahaan, berikut kami jabarkan beberapa contoh CRM pada beberapa jenis industri, antara lain:

1. Industri Manufaktur

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Sistem CRM pada perusahaan manufaktur dapat membantu mengelola segala sesuatu yang berkaitan dengan proses produksi, dimulai dari melacak jenis barang yang sedang diminati (membaca trend pasar), penentuan jumlah barang yang harus diproduksi, hingga pengelolaan tugas karyawan produksi dan distribusi barang.

2. Industri FMCG (Fast Moving Consumer Goods)

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Industri FMCG memerlukan pengelolaan pendistribusian barang yang cepat dan tepat.

Dalam hal ini, sistem CRM akan menjadi sangat berguna untuk mengatur alur kerja dan penugasan tenaga sales lapangan dalam mendistribusikan barang serta mencatat pesanan yang baru masuk.

Adapun contoh CRM juga dapat digunakan adalah untuk mengukur KPI salesman.

3. Industri Retail

Industri retail seperti online shop akan sangat bergantung pada sistem CRM, karena dapat mempermudah serta mengotomatiskan proses bisnis retail secara keseluruhan.

Mengingat bisnis ini cenderung memerlukan perhatian khusus pada hal-hal kecil, baik mengenai pelanggan maupun mengenai bisnis itu sendiri.

4. Industri Perbankan

Sistem CRM pada industri perbankan merupakan sebuah keharusan untuk dimiliki dan diterapkan. Ini karena industri perbankan sangat memprioritaskan kepuasan pelanggan, dan hal tersebut dapat dicapai salah satunya dengan bantuan sistem CRM.

Sistem CRM akan mengotomatiskan penyimpanan data nasabah serta semua transaksi yang dilakukan dari awal hingga akhir dalam satu dashboard terpadu.

5. Industri Perhotelan dan Pariwisata

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Sistem CRM dapat digunakan pada industri perhotelan dan pariwisata untuk melacak prospek yang tepat melalui kampanye atau promosi.

Dalam hal ini, sistem CRM dapat melacak minat target tertentu melalui riwayat penelusuran mereka dalam menggunakan internet. Kemudian menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan bisnis.

6. Industri Pendidikan

Bagaimanakah Penerapan Sistem CRM Pada Perusahaan

Industri pendidikan juga memerlukan sistem CRM dalam mengelola usahanya. Dengan sistem CRM, pengguna dapat menugaskan tenaga pengajar sesuai dengan bidangnya atau kemampuannya di kelas yang tepat.

Selain itu, pengguna juga dapat mempromosikan layanannya kepada target atau prospek yang tepat. Hal tersebut dapat menekan biaya promosi yang cukup tinggi.

jasa pembuatan website di depok

Melayani jasa pembuatan website, aplikasi webbased, aplikasi mobile apps android, ios, jasa seo, digital marketing, maintenance, desain grafis dan multimedia.

  Konsultasi Sekarang!